Penulis:
Fahmy Lukman
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm (A5)
Jumlah Halaman: xxvi + 154
Tahun Terbit: Juli 2026
ISBN: 978-623-8029-64-8
Kawan, duduk dulu sini…ayo simak dulu yaaa…
dengan jernih dan tenang.
Jangan gelisah, jauhkan syak dan prasangka.
Jangan baper yaaa… Baper? Apa itu? Bawa perasaan…he he he.
Dengarkan yaaa… ada satu kekeliruan serius dan halus;
sering terjadi saat kita berhadapan dengan teks
apa pun jenis teksnya.
Acap kali kita tidak membaca tulisan, tetapi membaca diri sendiri yang seolah-olah berada dalam tulisan itu; yang sedang kita baca.
….
Maka, dengarlah, kawan…
membaca teks bukan sekadar aktivitas memahami kata,
tetapi juga latihan menundukkan ego.
Sebab sering kali, bukan teks tulisan yang melukai kita;
percayalah… melainkan diri kita sendiri
yang belum siap melihat kebenaran secara terbuka dan telanjang.
~ [0] CERDAS LITERASI, JANGAN BAPERAN ~
——————————————-
Buku ini memuat 64 celotehan dengan ragam persoalan. Ada yang berisi tentang kecamuk perang di Gaza, sorotan tentang kerusakan alam di negeri tercinta, kupasan tentang perlunya kecakapan literasi, sikap dan etika akademik, catatan tentang Ramadan, dan beberapa topik lainnya yang sangat kontekstual dengan situasi yang sedang terjadi ketika tulisan itu dibuat.
Sebagai sebuah karya yang ditulis secara serius, walaupun Penulisnya hanya menyebutnya sebagai sebuah hasil berceloteh, Celoteh dalam Wacana Syair ini akan memasuki ruang pembaca dan mendapatkan tanggapan yang beragam. Hasil karya yang membuat pembaca penasaran dan ingin tetap membacanya bisa menjadi penanda bahwa karya itu bermutu. Oleh karena itu, biarlah pada akhirnya sidang pembaca yang akan menilai kualitas karya ini.
~ E. Aminudin Aziz (Guru besar Linguistik UPI – Kepala Perpustakaan Nasional RI)

